Temukan Potensi Untung dengan Pin Bar | Broker Forex Terbesar Indonesia

Ada banyak cara untuk meraih potensi profit dari trading forex. Kali ini, yang akan dibahas MIFX adalah pin bar. Agar Anda lebih mudah memahami pin bar, pahami dulu cara membaca grafik candlestick by sini.

Apa itu pin bar?

Pernah candlestick mana yang body-nya sangat pendek dan shadow-nya sangat panjang seperti ini?

Gambar

Inilah yang disebut dengan pin bar, kependekan dari pinocchio bar. Semakin panjang shadow, dan body semakin pendek, maka pin bar akan dianggap semakin valid. Pin bar banyak digunakan dalam strategi trading reversal, yaitu memprediksi terjadinya pembalikan harga dan memanfaatkannya untuk membuka posisi seawal mungkin.

Berdasarkan trennya, pin bar dibagi menjadi dua, yaitu bullish reversal dan bearish reversal.

Pin bar pembalikan Bullish dan pin bar pembalikan bearish

Munculnya pin bar pada tren harga turun (downtrend) yang berubah arah menjadi naik (uptrend) dikenal dengan sebutan Bullish reversal pin bar. Selain itu pin bar yang muncul saat uptrend yang berbelik menjadi downtrend disebut dengan pin bar bearish reversal. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar ini:Gambar

Bayangan panjang bullish pin bar terletak di bagian bawah bodi. Shadow ini menunjukkan perlawanan harga yang lebih rendah, sehingga titik lower low gagal terbentuk. Sebaliknya, shadow panjang bearish reversal pin bar terletak di atas body. Hal ini menandakan perlawanan harga yang lebih tinggi, sehingga titik atas gagal terbentuk.

Strategi perdagangan dengan pin bar dan divergensi

Melihat grafik, Anda akan dapat menemukan pin bar dengan mudah. Namun, tidak semua pin bar berpotensi menjadi sinyal pembalikan. Karena itu, Anda perlu menyusun strategi untuk meraih potensi profit dengan memanfaatkan pin bar. Strategi yang biasa digunakan dengan pin bar adalah divergence. Apa itu perdagangan strategi divergensi?

Divergensi adalah strategi perdagangan mana Anda membuka posisi ketika grafik harga dan indikator osilator bergerak berlawanan arah. Ada beragam indikator oscillator yang bisa Anda gunakan, stochastic misalnya, RSI, atau MACD. Divergence sendiri juga dibagi menjadi bullish divergence dan bearish divergence. Bullish divergence terjadi saat harga grafik menurun, tapi indikator naik. Sementara, divergensi bearish terjadi saat grafik harga bergerak naik, namun indikator bergerak turun.

Jika Anda menemukan pin bar bullish, kemudian ada konfirmasi divergence bullish, maka Anda dapat membuka posisi buy. Sedangkan jika Anda menemukan bearish pin bar yang terungkap dengan munculnya bearish divergence, maka Anda bisa membuka posisi sell.

Tertarik berdagang dengan pinbar? Uji dulu kemampuan Anda secara gratis dengan Saya Demo MIFX!



Sumber