Bagaimana NFT digunakan dalam mode dan perangkat yang dapat dikenakan?

Penggunaan NFT phygitalyang merupakan NFT yang dipasangkan dengan barang fisik, merupakan tren yang berkembang di antara merek fesyen yang ingin menciptakan pengalaman berbelanja yang unik.

Banyak merek fesyen yang menggunakan strategi ini menyediakan NFT edisi terbatas yang merupakan versi virtual dari item fisik, seperti sepatu kets dan jaket NFT. NFT, yang dibundel dengan produk fisik, memungkinkan pelanggan untuk memiliki dan memakai barang yang sebenarnya sambil memiliki versi digital dari barang tersebut di blockchain.

Di antara acara NFT phygital terkemuka yang telah berhasil menunjukkan keinginan mereka, Collezione Genesi dari Dolce & Gabbana lelang NFT phygital pada tahun 2021 itu menonjol. Penjualan sembilan buah koleksi NFT menetapkan rekor NFT fashion phygital setelah terjual sekitar $6 juta di Ether (ETH). Ini menunjukkan bahwa ada permintaan besar untuk NFT phygital.

Sejak itu, sejumlah perusahaan fesyen terkemuka telah ikut-ikutan NFT phygital. Salah satunya adalah Givenchy. Pada November 2022, perusahaan mode Prancis diluncurkan koleksi edisi terbatas NFT phygital bekerja sama dengan Bstroy, merek streetwear. Koleksi uniknya termasuk jeans, T-shirt, hoodies, tas dan alas kaki.

Pada Januari 2023, Yves Saint Laurent Beauté juga menjadi merek fesyen berpartisipasi tren bersama merek fashion mewah Misalnya Prada. Salah satu alasan utama merek fesyen merangkul strategi NFT phygital adalah untuk menawarkan proposisi nilai unik kepada pelanggan yang mencari eksklusivitas.

Manfaat tambahan menggunakan NFT phygital adalah membantu melawan proliferasi barang palsu. Ini karena NFT bertindak sebagai bukti kepemilikan, faktor yang memvalidasi keaslian barang fisik yang sesuai.



Sumber